WR III Unismuh Makassar Dukung Mahasiswa Tolak RKUHP dan RUU KPK

oleh -
WR III Unismuh Makassar Dukung Mahasiswa Tolak RKUHP dan RUU K
Pjs Wakil Rektor III Unismuh Makassar saat melaksanakan salat gaib bersama mahasiswa Unismuh Makassar | Foto: A. Syahrul Khair

CAKRAWALAINFO.id, MAKASSAR — Pjs Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr Syamsir Rahim menyikapi kepergian Moh Randi salah satu mahasiswa dari Universitas Haluoleo di Kendari, Sulawesi Tenggara yang tewas terkena peluru tajam.

Syamsir Rahim mengatakan, kegiatan malam 1000 lilin yang digelar mahasiswa dari Fakultas Pertanian jurusan Ilmu Perikanan Unismuh Makassar pada Sabtu 28 September malam kemarin, itu untuk mengenang kepergian Moh Randi.

“Kita menutup acara dengan sama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Gugur Bunga dan dilanjutkan secara bersama-sama melaksanakan salat gaib bersama mahasiswa,” kata dia, usai melaksanakan salat gaib di d

Sementara aksi tuntutan ribuan mahasiswa dari berbagai Universitas di seluruh Provinsi menurutnya, adalah aksi perjuangan yang tidak ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu. Bahkan, kata dia, gerakan mahasiswa ini adalah murni pergerakan penolakan RKUHP dan RUU KPK.

“Saya kira semua kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa kami, sepanjang itu bernilai positif tidak anarkis, tidak melakukan tindakan justru yang melanggar aturan main. Maka pimpinan universitas sekira mensupport atau mendukung sepenuhnya,” ungkap Syamsir.

Kata Syamsir, selagi sesuai langkah koridor mahasiswa, seharusnya terus di support dan dilakukan pengawalan dan melakukan koordinasi pihak aparat keamanan.

“Termasuk sekira melakukan pengawalan dan melakukan koordinasi dengan pihak aparat keamanan sehingga semua itu berjalan aman, tertib dan sekira kondusif, dan terjaga” terangnya.

Ia berharap, dengan perjuangan para mahasiswa yang menyurakan penolakan RKUHP dan RUU KPK ini mendapat respon positif dari pemerintah.

“Harapan kita sekira mudah-mudahan perjuangan adek-adek (mahasiswa, red) ini mendapat respon dari pemerintah, karena apa yang ia perjuangkan ini murni gerakan mahasiswa. Tidak ada sekira yang menunggangi, tidak dengan sekira keinginan untuk membangun popularitas secara pribadi maupun kampus.

Tetapi sekira mereka mampu perjuangkan bagaimana tuntutan itu mereka bisa terpenuhi, termasuk hasil penetapan revisi Undang-Undang KPK kemarin, ditambah dengan beberapa Undang-Undang yang tengah digodok di DPR kita,” tutupnya.

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019