WN Belanda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Penginapan

oleh -
Ilustrasi
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, BALI – RAMW (54) ditemukan tewas gantung diri di penginapan di kawasan Kuta, Badung, Bali. Warga Negara (WN) Belanda itu meninggalkan surat wasiat berisi alasannya bunuh diri.

Jenazah pria itu ditemukan Jumat (22/11/2019) pukul 09.00 Wita. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Didukung dengan bukti pada pemeriksaan luar tubuh korban oleh petugas Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah terjadinya tindak pidana,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa kepada wartawan di Denpasar, Bali.

Baca juga : Usulan Presiden Jadi 3 Periode, Kata Ma’ruf: Wacana Itu Silahkan Dikembangkan

Sebelum ditemukan bunuh diri, korban mengaku memiliki riwayat sakit paru-paru dan menjalani perawatan di RS Siloam kepada pemilik penginapan, Wayan Werka. Saat korban dievakuasi, ditemukan sepucuk surat kepada Wayan berisi permintaan maaf dan alasannya bunuh diri.

“Isinya permintaan maaf atas semua kejadian ini. Alasan korban gantung diri, uangnya telah hilang dan pacarnya meninggalkannya dan dia tidak mau kembali serta semua barang yang dimilikinya diberikan kepada Pak Wayan Werka dan permintaan korban agar menghubungi konsulatnya,” bebernya.

Penyebab korban gantung diri di penginapan ini diduga depresi. Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Baca juga : Ternyata Ini Alasan Kapolri Idham Azis Copot Kapolres Kampar

“Diduga korban mengalami depresi. Dengan bukti ditemukannya surat wasiat dengan tulisan tangan korban yang intinya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini, memberikan segala miliknya kepada Pak Wayan Werka, agar menghubungi pihak konsulatnya,” terang Ika.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Loading...