VIDEO: 12 Pemancing Bertahan Hidup di Lautan Lepas, Hingga di Serang Ikan Hiu

oleh -
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, SULTENG – Sebuah kapal layar terbakar pada Jumat 22 November 2019 lalu, kapal itu ditumpangi sebanyak 12 orang pemancing asal Luwuk Banggai. Mereka berhasil bertahan hidup di lautan lepas.

Mereka berhasil dievakuasi setelah mengapung di lautan lepas Banggai Laut, Sulawesi Tengah, selama 48 jam.

Setelah kapalnya tenggelam, mereka berhasil bertahan hidup atau survivor di atas rakit darurat, dan kasur selama dua hari tanpa makan dan minum.

Salah seorang penumpang kapal, dilihat kanal youtube TVOne mengungkapan dalam wawancara Apa Kabar Indonesia Pagi.

Ia bercerita terkait kronologis peristiwa insiden yang dialaminya bersama rekannya yang kala itu, kapal layarnya mengeluarkan kepulan asap.

Dirinya bersama rekan lainnya terpaksa harus meninggalkan kapal, itu karena api yang membakar kapal terus membesar.

“Kami berusaha memadamkan api tetapi asap sangat tebal. Setelah kapal terbakar kita melompat ke laut dan memegang kasur yang menjadi pegangan kami di laut,” kata Ekky Azwar Tamoreka.

Dia menceritakan, peristiwa terjadi pada malam hari. Ketika itu, naasnya, mereka tidak bisa menghubungi daratan untuk meminta pertolongan karena sinyal provider telepon tidak ada di lautan lepas.

Mereka harus bertahan hidup di lautan lepas selama 42 jam tanpa makan dan minum. Mereka berhasil diselamatkan oleh nelayan, setelah dua hari kemudian.

“Kita bertahan tanpa makan dan minum hanya menguatkan satu sama lain. Alhamdulillah rasa haus dan lapar tidak terasa. Kami puasa kurang lebih 42 jam,” ujarnya.

Penulis : Agung
Editor   : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Loading...