Tuntut Pemerintah Bubarkan BPJS, Mahasiswa KPPM Bakar Ban

oleh -
Tuntut Pemerintah Agar BPJS Dibubarkan, Mahasiswa KPPM Bakar Ban
Aksi KPPM menutup badan jalan di Sultan Alauddin Makassar | Foto: A. Syahrul Khair
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa KPPM atau Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa bakar ban bekas. Selasa (15/10/2019).

Ia menggelar aksi unjuk rasa ini kembali untuk menuntut membubarkan BPJS.

Aksi ini berlangsung tepat di depan kampus UIN Alauddin Makassar. Itu dimulai sekira pada pukul 13.00 Wita.

“Kita menuntut kepada pemerintah bahwa penambahan pembayaran iuran BPJS malah menyengsarakan rakyat, bukan malah sebaliknya untuk mensejahterakan,” kata Jenderal Lapangan, Fajar Hidayat Asbar.

Kata Fajar yang juga selaku mahasiswa ketua KPPM ini, BPJS beberapa bulan lalu memberikan titik terang bahwa defisit anggaran iuran BPJS dinaikkan 100 persen pada Januari 2020 mendatang.

Selain itu, mereka juga bakar ban bekas dan menahan sebuah mobil truck untuk dijadikan panggung orasi. Akses lalu lintas menjadi macet.

Bahkan mereka mengecam juga akan terus menggelar aksi unjuk rasa yang lebih besar pada momentum Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober nanti.

“Kita juga akan menggelar aksi besar-besaran pada 28 Oktober di momen Sumpah Pemuda nanti,” tegasnya.

Menyikapi himbauan Kapolri bahwa mulai besok 16 Oktober hingga empat hari kedepannya tak ada yang bisa menggelar aksi unjuk rasa.

Dalam hal ini untuk menjaga situasi dan kondisi secara kondusif jelang pelantikan Presiden RI yang terpilih, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Seharusnya pihak Kapolri mempressor pengawalan gerakan mahasiswa, karena bahwa gerakan kami itu dilindungi oleh undang-undang, tidak ada undang-undang. Tidak ada alasannya bahwa pemerintah,” tegas Fajar.

Fajar menegaskan, bahwa Presiden Jokowi jika memang betul-betul ingin menjabat kembali sebagai Presiden 20 Oktober ditekankan untuk kembali memperejelas keinginan-keinginan rakyat secara jelas.

Berikut lima pernyataan sikap KPPM, Bubarkan BPJS, Stop Komersialisasi Kesehatan, Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis, Ciptakan Undang-Undang dan Kebijakan pro Rakyat.

Serta terakhir meminta kepada perusahaan atau korporasi yang ada di Indonesia wajib memberikan pajak Khusus Pendidikan dan Kesehatan.

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor   : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

loading...