Terdakwa Rizal Kasus Narkotika Kembali diSidang 2 Saksi di PN Watampone

oleh -

CAKRAWALAINFO.id, BONE  — Sidang kasus penyalagunaan narkotika jenis sabu atas nama terdakwa Rizal alias ichal kembali di gelar di Pengadilan Negeri watampone, Selasa 25/3/2020

Sidang yang  menghadirkan 2 orang saksi dari timsus  Polda sulsel adalah Aipda Sudirman dan Brigpol Sukriadi

Berdasarkan keterangan dari saksi Aipda Sudirman   bahwa  pelaku menyimpan narkotika jenis sabu  disalah satu kios miliknya yang didapatkan dari RD ( status DPO) berupa  narkotika jenis sabu

Di depan majelis Hakim  Pengadilan Negri Watampone  Surachman SH.MH
Kedua saksi mengatakan saat penangkapan ichal sempat melakukan perlawanan bahkan melarikan diri sihingga terjadi pengejaran  bahkan saksi pertama  Sudirman mengatakan kalau ichal ditangkap tidak jauh dari kiosnya yang terkunci/tergembok bahkan pada saat pengejaran terdakwa Ical berusaha membuang kunci kios   tempat ditemukannya Barang bukti sabu

“Saat terdakwa kami  tangkap, terdakwa lalu membuang kunci kiosnya  di mana tersangka   menyimpan  barangnya kemudian kami suruh mengambilnya lalu di buka oleh tim kami dan ditemukanlah sebuah tas diatas dos yang berisikan barang haram tersebut serta barang bukti lainya  berupa  bong yang berserakan di lantai ” jelas sudirman

Namun pada keterangan saksi ke dua,  Sukriadi didalam persidangan justru memberikan keterangan yang berbeda dengan Saksi pertama  sudirman. Sukriadi menjelaskan bahwa dirinyalah yang langsung  menangkap dan memegang terdakwa Ichal.
“Saya sendiri yang menangkapnya. awalnya saya tidak tahu jika terdakwa bernama ichal nanti setelah tertangkap lalu Saya tanyakan namanya. kemudian menggiringnya ke sebuah kios di sekitar TKP  yang  mana kios tersebut sudah terbuka pintunya.  dan didalam kios tersebut sudah ada beberapa tim kami  yang lebih dulu mencari barang bukti tersebut namun mereka  sulit temukan karena ruangannya gelap hanya ada penerangan satu  lampu pijar 5 waat saja sehingga kami gunakan cahaya lampu handphone untuk membantu penerangan dalam kios tersebut. Lanjutnya
lalu saya tanyakan keterdakwa barang bukti tersebut di simpan di mana. Dan akhirnya di temukan sebuah tas diatas dos yang berisikan sabu” jelasnya.

Ketika Penasehat hukum ichal mempertayakan tentang temuan alat isap berupa bong yang berserakan di kios tersebut Dan kios yang terkunci sebagaimana keterangan  yang disampaikan oleh saksi pertama  sudirman dalam kesaksiannya dipersidangan,  sukriadi menolak dan mengatakan jika dia tidak melihat ada bong selain  tas yang berisikan barang tersebut Dan kios tidak dalam keadaan terkunci ketika Saksi sukriadi membawa ichal ke kios dimana di temukannya barang bukti. Jawabnya.

Sementara itu dari pihak penasehat hukum tersangka Rahmawati SH dan A.Harun Nur SH saat di tanya terkait berbedaan  keterangan dari kedua saksi mengatakan
“Kami tetap berpegang Pada  A saz praduga tak bersalah , fakta persidangan yang Sudah terlihat jelas, adanya perbedaan keterangan dari dua orang Saksi yang merupakan  Tim yang  sama sama melakukan penangkapan pada Ichal, mendengar keterangan kedua saksi ternyata berbeda satu sama lain. jadi mari kita ikuti bersama proses Hukum yang masih berjalan, Biarkan hakim yang menilai keterangan kedua saksi tersebut. mana sebenarnya yang benar. jadi biarkan proses hukum berjalan  karena masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa

Lanjut katanya “sebagai kuasa terdakwa melakukan pembelaan terhadap kliennya, yang pasti sebagai PH tetap mentaati proses hukum kita jalani semua tahap demi tahap di mana akhirnya nanti sampai pada pembelaan (pledoi)  tuntutan JPU lalu vonis Hakim”jelasnya.

Di ketahui sebelumnya penangkapan Risal alias ichal di lacokkong di salah satu kios di sebuah pasar oleh timsus Polda  14 november 2019 di duga sebagai pengedar narkoba  dengan barang bukti yang di sita oleh pihak polisi sebanyak 24 gram sabu yang di perolehnya dari RD yang di duga  boss  bandar yang saat ini berstatus DPO yang mensuplay narkoba kepada terdakwa

Dari keterangan saksi,  terdakwa menolak beberpa keterangan saksi yang di sampaikan dalam persidangan, seperti kepemilikan barang haram tersebut serta kepemilikan kios dimana di temukannya narkoba sebagai tempat penyimpanan, walau begitu proses hukum masih terus berjalan dan sidang yang berlangsung mulai pukul 14.35 wita  berakhi pada pukul 17.33 wita (Aida)

Penulis : Aida
Editor    : Supriadi
© |CAKRAWALAINFO.id. 2020