Tak Terima Dikritik Tabung Gas Langka, PT Muzi Bantaeng Ancam Rusdi

oleh -
Tak Terima Dikritik Tabung Gas Langka, PT Muzi Bantaeng Ancam Rusdi
Aktivis AMYA Bantaeng gelar konsolidasi di Mabes AMYA.
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, BANTAENG Sorotan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg di Bantaeng menuai polemik. Bahkan aktivis dari AMYA, Rusdi merasa diancam pihak PT Muzi Energi Sejahtera.

Pihaknya diketahui tengah mengawasi pendistribusian tabung gas bersubsidi di Kabupaten Bantaeng. Ia menaruh curiga bahwa pihak agen PT. Muzi Energi Sejahtera tak distribusi gas elpiji.

“Sebelumnya pihak PT Muzi itu kami menggelar pertemuan dan itu menerima kritikan,” aku Rusdi kepada Cakrawalainfo.id, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Tabung Gas LPG 3 KG di Bantaeng Langka, Aktivis: Ada Agen Bermain

Dimana pertemuan itu pihak PT. Muzi Energi Sejahtera Bantaeng dalam hal ini, Kepala Operasional Lukman menerima kritikan tersebut. Namun, selang dua hari pasca pertemuan Rusdi mengaku diancam melalui pesan singkat.

Komisaris itu juga mengajaknya upaya yang dilakukan Aktivis AMYA untuk terus mengawasi pendistribusian tabung bersubsidi di Bantaeng. menurutnya itu adalah hal yang baik karena LPG 3 Kg diperuntukkan untuk warga Miskin.

Tak Terima Dikritik Tabung Gas Langka, PT Muzi Bantaeng Ancam Rusdi

 

“Kami heran, maka dari itu kami dan tokoh masyarakat mengecam perilaku pihak PT Muzi. Kita juga telah melaporkan ke SPKT Polres Bantaeng, berdasar laporan polisi Namor: TBL/212/VIII/2019/SPK,” tandasnya.

Selain itu, ia meminta kepada pihak Pertamina agar izin pendistribusian PT Muzi Sajahtera Bantaeng dicabut.

“Saya meminta Kepada PT Pertamina Persero untuk segera mencabut Izin Agen PT. Muzi Energi Sejahtera di Kabupaten Bantaeng, karena Agen tersebut diduga tidak jelas pendistribusiannya dimana yang sampai hari ini elpiji 3 kg di Bantaeng terus Langkah” Tegas Salassa Sekretaris GPPM.

Baca juga: Kelangkaan Tabung Gas 3 Kg di Bantaeng Dibeli Segelintir ASN

Hal senada juga dilontarkan salah satu tokoh masyarakat Bissappu, H. Saddara menurutnya “PT. Pertamina harus segera mencabut Izin PT. Muzi Energi Sejahtera, yang tidak transparan dalam pendistribusian kesetiap Pangkalannya”.

Sementara Aktivis AMYA (Angkatan Muda Yayasan Al-Falah) Rusdi mengajak kepada masyarakat untuk bersama sama mengawal pendistribusian tabung gas  bersubsidi di Bantaeng.

“Mari kita bersatu untuk mengawal pendistribusian di Bantaeng, agar tepat sasaran, dan terkait dengan ancaman yang saya terima ini akan menjadi motivasi buat kita semua untuk terus berjuang dan melawan kejahatan” tegasnya

Penulis : Supriadi Awing
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Loading...