Tak Bisa Atasi Negara, Ikatan Keluarga Minang : Anda Mundur Saja, Ini Urusan Nyawa!

oleh -
Hendak Pulangkan Demonstran Kampus Uncen Papua, 1 Anggota TNI Tewas
Mahasiswa membakar bangunan di wamena

CAKRAWALAINFO.id, BANTEN — Sikap Presiden Joko Widodo dinilai terkesan menutup mata terkait insiden kerusuha di Wamena, Papua berujung korban Jiwa membuat kecewa perkumpulan Ikatan Keluarga Minang.

Padahal yang menjadi korban meninggal disebut dari masyarakat pendatang di antaranya dari Suku Minang, Suku Bugis, dan lainnya.

 

Baca juga : Tak Henti-hentinya, Ribuan Mahasiswa di Kediri Serukan Tolak RKUHP

“Terus terang kami kecewa respons pemerintah sampai saat ini belum ada. Rakyatnya ada puluhan orang meninggal dunia, tetapi beliau (Presiden Jokowi) mengucapkan belasungkawa saja tidak,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang, Andre Rosiade, Minggu (29/9).

“Malah Jokowi punya waktu mengucapkan bela sungkawa untuk wafatnya Presiden Prancis Jacques Chirac, yang mungkin Jokowi sendiri belum pernah ketemu,” sambungnya kecewa dikutip Kantor Berita Politik RMOL Banten.

Presiden Jokowi diingatkan, bahwa ada perintah Konstitusi UUD 1945 yang wajib dilaksanakan, yaitu melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia.

 

Baca juga : 1 Anggota TNI Dikabarkan Tewas, Saat Pulangkan Demonstran di Papua

“Faktanya di sana yang terbunuh itu mendapat perlakuan dikampak, dibacok, lalu dibakar. Kami mencatat presiden tidak punya empati sama rakyatnya. Kalau enggak mampu, ya anda mundur saja dari presiden. Ini urusan nyawa,” tegasnya.

Andre menjelaskan kondisi warga Minang di sana.

Menurutnya, ada sebagian pihak berkeinginan untuk pulang tetapi ada juga yang mau bertahan.

Andre meminta pemerintah untuk segera memulihkan situasi.

Penulis : Ryan
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019