SK Pencopotan Ketua DPRD Jeneponto Diterima, Sekwan: Akan Menindak Lanjuti

oleh -
Sekretaris DPRD Jeneponto, Muh Asrul saat diwawancarai awak media, Selasa, (01/10/19)

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO — Teka-teki keabsahan surat keputusan pergantian pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jeneponto dari DPP Partai Gerindra yang beredar di media sosial sah diterima oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, Muh Asrul kepada awak media, Selasa, (1/10/2019)

“Tadi sekitar jam 9.00 Wita, surat keputusan Pergantian Pimpinan dari DPP Gerindra saya terima, SK itu diterima oleh Kasubag Perundang-undangan Sekretariat DPRD Jeneponto,” kata Muh Asrul

Dengan adanya SK tersebut, Asrul mengaku akan menindak lanjuti sesuai dengan prosedur dan mengacu pada regulasi yang mengatur.

“Kami akan memproses sesuai prosedur, kami juga menunggu respon dari DPD dan DPC Gerindra, sambil kita proses administrasinya,” ujarnya

Sementara, DPD Gerindra Sulsel melalui Juru bicaranya, Sawaluddin Arief mengungkapkan, sejumlah alasan DPP Gerindra mencopot Salmawati menjadi ketua.

“Dia (Arifuddin) peraih suara terbanyak. Seluruh anggota DPRD Jeneponto sebanyak tujuh orang yang membuat Gerindra meraih ketua DPRD itu Arifuddin sebagai peraih suara terbanyak. Itu alasannya. Satu-satunya Dapil yang dua kursinya itu Arifuddin,” Kata Sawaluddin Arief dikutip dari Makassar.sindonews.com

Sawaluddin Arief juga mengatakan, pencopotan Salmawati tak lepas dari posisi suaminya, Paris Yasir sebagai Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto.

“Yang direkomendasikan DPD ialah Salmawati sebagai incumbent. Tapi dalam pertimbangannya, sangat tidak elok partai ini jika wakil bupati, istrinya ketua DPR tidak akan terjadi sharing power. Untuk itu Partai Gerindra melihat harus ada sharing power antara eksekutif dan legislatif. Sehingga ketua DPRD itu tidak harus istri wakil bupati,” ungkapnya.

Dimana, pencopotan Salmawati sebagai Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto tertuang dalam SK bernomor 08-0456/Kpts/DPP-Gerindra/2019 tentang Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan periode tahun 2019-2024 tertanggal 31 Agustus 2019. SK tersebut sekaligus mencabut SK DPP Partai Gerindra nomor 08-0186/Kpts/DPP-Gerindra/2019, tertanggal 16 Agustus 2019.

Penulis : Syamsuddin
Editor   : SR
© | CAKRAWALAINFO.id 2019