Seorang Nenek di Gowa Diduga Dianiaya Hingga Tewas

oleh -
Seorang Nenek di Gowa Diduga Dianiaya Hingga Tewas
Jenazah alm Nenek Lela (70) di Gowa

CAKRAWALAINFO.id, GOWA Seorang nenek Lela (70) di Gowa dikabarkan meninggal dunia diduga setelah dianiaya oleh FN.

Kasubbag Polres Gowa AKP Tambunan saat dikonfirmasi telepon seluler mengatakan Lela dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 07 September 2019 sekira pada pukul 10.00 wita hari ini.

“Ia (benar, red), korban itu diduga dianiaya hingga meninggal dunia,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa Tambunan.

Nenek Lela di Gowa meninggal dunia saat menjalani perawatan medik di RS Syech Yusuf Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Lela telah menjalani perawatan sejak Jumat 06 September 2019 kemarin.

“Untuk hasil Visum et Repertum (VeR) saat ini belum dikeluarkan oleh pihak RS. Peristiwa aniaya yang dialami korban ini pada Kamis (05/9) dua hari lalu,” tambah Tambunan.

Terkait kronologis peristiwa penganiayaan itu polisi masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail.

Pelaku berinisial FN ini melakukan aniaya terhadap nenek Lela itu dengan cara menampar wajah korban pada pipi sebelah kiri, dan menendang menggunakan kaki kanan terhadap korban.

Akibatnya, FN yang menendang korban mengenai perut sebelah kirinya.

“Kita akan dalami apakah dugaan penganiayaan ini yang menyebabkan kematian korban. Nanti kita dalami secara scientific dari dokter,” ungkapnya.

Pasca kejadian, pelaku FN kini telah diamankan polisi dalam hal ini Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gowa.

“Sebelumnya itu, pasca kejadian korban dikabarkan mengeluh tidak bisa menelan makanan dan merasa sakit pada tulang rusuk sebelah kiri dan berdasarkan informasi dari keluarganya, korban tidak memiliki riwayat penyakit,” tambahnya.

Hingga saat ini, penyidik Sat Reskrim Polres Gowa terus melakukan upaya pengumpulan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti lainnya.

“Terkait dengan perkara dugaan penganiayaan ini, saya imbau kepada keluarga korban agar kasus ini dipercayakan oleh kepolisian, tidak ada motif balas dendam. Kami berusaha untuk melakukan pengungkapan motif dan bukti lainnya,” terang dia.

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019