Sebuah Rumah di Jeneponto Terbakar, 6 Orang Tewas Mengenaskan

  • Whatsapp
Foto: Setelah Jasad ke-6 Korban di Identifikasi dan akan di Bawa ke RSUD Lanto Dg. Pasewang untuk dilakukan Outopsi.

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO — Rumah panggung di Dusun Bulloe Utara, Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel dilalap si jago merah, Rabu (27/01/2021) sekitar pukul 23.00 WITA.

Insiden Kebakaran tersebut, menewaskan seluruh penghuni rumah yang berjumlah 6 orang, yaitu Sirajang Dg. Tongang (80), Soliori Dg. Cini (72), Sri Damayanti (32), Yusuf Dg. Tompo (35), King Muh. Yusuf (bayi 7 bulan), dan Bian (7).

Bacaan Lainnya

Awal mula kejadian diceritakan oleh salah seorang warga setempat, Dodi yang saat itu sedang nongkrong bersama 9 temannya di Warkop yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Dodi mengatakan bahwa, “Awalnya Kasir di Warkop melihat kumpulan asap, dan kami langsung menuju titik asap dan ternyata sebuah rumah sedang terbakar, lalu kami berteriak ada kebaran,” ujarnya.

Titik api berasal dari bagian depan rumah, sebelah kanan, lalu merembet kebelakang hingga membakar seluruh isi rumah,” sambung Dodi.

Dia juga mengaku bahwa, di dalam rumah tersebut ada suara ledakan yang cukup besar sehingga api semakin cepat membesar memenuhi seluruh bagian rumah.

Ada juga ledakan dari rumah itu, suara ledakannya satu kali dan cukup besar,” kata Dodi.

Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah satu jam kemudian atau sekitar pukul 00.00 WITA, oleh Pihak Damkar bersama Warga setempat.

Setelah api padam, Tim Inafis Polres Jeneponto kemudian melakukan pencarian dan identifikasi terhadap ke-6 korban yang terpanggang diantara puing-puing material kebakaran dan proses identifikasi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 dinihari.

Setelah ke-6 korban tersebut berhasil di identifikasi, salanjutnya Tim Inafis langsung membawa jasad ke-6 korban tersebut ke RSUD Lanto Dg. Pasewang guna dilakukan outopsi.

Setelah dilakukan outopsi selama kurang lebih satu jam, pada pukul 03.50 dinihari, ke-enam korban tersebut kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.

 

• Penulis : Nawir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *