Salah Sasaran, Dikira Pendukung Lawan, Massa Pendukung Cakades Lentu Serang Warga Yang Baru Pulang Melayat

thumbnail

Dikabarkan Jurnalis Cakrawalainfo.id, Syamsuddin Malik.

CAKRAWALAINFO.ID, JENEPONTO — Pendukung Calon Kepala Desa (Cakades) Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, nomor urut 1 melakukan penyerangan terhadap mobil Pick Up yang tengah melintas di Dusun Ta’binjai, Desa Lentu, Selasa, (05/11/19).

kabag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul Regama dalam rilisnya menyampaikan, dua dari tujuh orang penumpang Pick up tersebut terluka akibat terkena tikaman dan pukulan benda tumpul.

Keduanya yang merupakan warga Lingkungan Taba, Kel. Balang Beru, Kec. Binamu, Kabupaten Jeneponto itu diketahui bernama Nuralam yang mengalami luka tusukan di perut, sementara Marusu mengalami luka terbuka pada kepala akibat hantaman benda tumpul.

Keduanya pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Daeng Pasewang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tidak hanya itu, mobil Pick Up bernomor polisi DD 8963 RU, juga mengalami kerusakan pada kaca depan dan samping kiri kanan pecah akibat lemparan batu,” kata Syahrul.

Kejadian bermula saat iring iringan kendaraan pendukung cakades Desa Lentu nomor urut 2, 3 dan 4 yang hendak melakukan aksi protes di Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) melintas di depan rumah calon Kepala Desa nomor urut 1, Bahtiar Patau yang secara kebetulan lokasi itu dipenuhi pendukungnya.
Aksi saling ejek antar pendukung pun terjadi, beruntung petugas kepolisian dari Polsek Tamalatea datang dan meredam ketegangan.

Namun Naas, setelah iring iringan kendaraan berlalu, muncul mobil Pick up yang membawa penumpang tujuh orang.
Diduga rasa kesal pendukung Nomor urut 1 belum reda, Mobil Pick Up dan para penumpangnya yang baru saja pulang melayat dari Desa Barayya, Kecamatan Bontoramba menjadi bulan bulanan pendukung Bahtiar Patau.

“Terjadinya tindakan anarkis yang dilakukan oleh pendukung calon Kades nomor 1 terhadap mobil beserta penumpangnya merupakan korban salah sasaran dikarenakan korban merupakan warga Lingk. Taba, bukan dari warga Desa Lentu dan tdk ada hubungannya dengan Pilkades Desa Lentu.

Korban merupakan keluarga dari korban pembunuhan yang terjadi di Desa Datara yang pulang dari melayat di Desa Barayya,” ungkap Syahrul.

Kasus ini kini dalam penanganan Polres Jeneponto, pelaku penganiayaan kini masih dalam penyelidikan.

Editor : Rheynold.

Back To Top