Residivis Pencurian Bermotor Ditembak di Jeneponto

oleh -
Tim Pegasus Polres Jeneponto.

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO–Tim pegasus polres Jeneponto menangkap pelaku resedivis tindak pidana pencurian di Kampung Ramba, Desa Rumbia, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Kamis (03/10/2019) sekira pukul 22.30 Wita.

Pelaku resedivis pencurian kendaraan bermotor yang merupakan DPO Polres Jeneponto.

Menurut Plt Kasubag humas Polres Jeneponto AKP. Syahrul dalam rilisnya mengatakan, penangkapan dipimpin langsung Kanit Pegasus Aipda Abd.Rasyad.

Ia juga menambahkan setelah mendapatkan informasi dari informan bahwa pelaku terlihat disalah satu rumah warga di Ramba, Kecamatan Rumbia, sehingga dengan cepat Tim pegasus berkoordinasi dengan TMC Resmob Polda Sulsel dan bergerak ke TKP.

Saat dilakukan penangkapan lanjut dia, pelaku mencoba melompat dari atas rumah, namun polisi berteriak “Diam ditempat”, akan tetapi pelaku malah mengambil sebuah parang panjang dan mengancam Istrinya akan dibunuh sambil memegang leher dari belakang kalau dirinya ditangkap,” Terangnya.

Setelah personil kepolisian hendak membujuknya, pelaku kian melawan dan memberontak, bahkan diberikan tembakan peringatan sebanyak 5 kali namun tak diindahkan,” Ungkap Sayhrul.

“Ia mengancam akam membunuh istrinya sambil memegang lehernya dari belakang, kalau dirinya ditangkap polisi,”Jelasnya.

Lanjunya dia, Pelaku tidak mengindahkan dan malah menyeret istrinya kesamping rumah kemudian melarikan diri, akan tetapi personil tim terlebih dahulu mengepung tempat pelariannya dan pelaku melakukan perlawanan dengan memarangi salah satu anggota dan mengenai lengannya,”Tambahnya.

Dengan keadaan mendesak dan sangat perlu untuk menyelamatkan anggota dari ancaman yang membahayakan nyawanya dilakukan tembakan terarah dan terukur untuk melumpuhkan pelaku dengan menembak paha kiri sebanyak 2x, namun pelaku masih saja tetap melakukan perlawanan dengan mengayunkan parangnya kearah anggota sehingga dilakukan penembakan kearah pelaku dan mengenai ketiak sebelah kiri,” Kata Syahrul.

” Ia melakukan perlawanan saat ditangkap dan memarangi anggota Polisi dengan parang panjang dan mengenai lengannya, sehingga dilakukan tembakan yang terarah dan terukur, dibagian paha kiri sebanyak 2x dan ketiak sebelah kiri, “Jelasnya.

Hingga akhirnya pelaku melepas parangnya dan anggota pun langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Daeng Pasewang, untuk mendapatkan perawatan

Penulis : Ibnu Gaffar
Editor : Ig
© | CAKRAWALAINFO.id 2019