Ratusan Imigran Tuntut Rudenim Makassar Agar Rekannya Bebas

thumbnail

CAKRAWALAINFO.id, GOWA Ratusan imigran dari berbagai negara menggelar aksi damai di sekitaran wilayah Rumah Detensi Imigran atau Rudenim Makassar di Bollangi, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Aksi damai ratusan imigran itu menuntut rekannya sekitar 25 orang agar bisa dibebaskan pihak Rudenim. Menurutnya, para rekannya yang ditahan mengaku tak bersalah dan tak melakukan tindakan kriminal.

“Kita datang hari ini, untuk dibebaskan 25 orang teman-teman kami yang ditangkap pada 26 Agustus yang ditahan sama polisi dalam Rudenim,” kata salah satu Imigran asal Afganistan Ismail Ziai (24), Rabu (11/09/2019).

Pantauan wartawan Cakrawalainfo.id di lokasi, para imigran ini tampak duduk di bahu jalan dengan menyanyikan longmarch aksi damainya ‘Kami minta keadilan, kami minta bantu, tujuh tahun cukup’ nyanyi para imigran itu.

Selain itu, para Imigran nyanyikan longmarch sambil menaikkan tangan dengan cara menyilangkan kedua tangannya. Imigran ini diantaranya dari berbagai negara yakni, Sudan, Sumalya, Iran, dan Afghanistan.

Meski dibawah terik matahari, para imigran itu terus meminta agar pihak Rudenim memberikan jawaban yang pasti terkait para rekaannya itu.

Sebelumnya mereka mengaku telah dijanji rekannya itu akan dibebaskan pada Senin (09/09) dua hari lalu.

“Kemarin Rabu (04/09) lalu kita juga demonstrasi di sini dijanji lagi dibebaskan Senin, tapi tidak dibebaskan, makanya kita datang lagi ke sini untuk bebaskan teman-teman kami,” terang dia.

Diketahui, rekannya sebanyak 25 orang itu ditangkap saat aksi damai yang digelar di depan menara Bosowa Kota Makassar.

“Waktu pertama aksi demonstrasi pada Selasa (20/8) lalu di Menara Bosowa polisi tangkap teman-teman kami, dia janji akan dibebaskan di jalan untuk pulang di asramanya, tapi ternyata di bawah ke sini (Rudenim, red),” terang dia.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak Rudenim belum bisa memberikan kejelasan terkait aksi demonstrasi damai yang digelar para imigran ini.

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Back To Top