Pengaruh Bir dan Topi Miring, Ramli Perkosa Anak SD di Rumbia

oleh -
Pengaruh Bir dan Topi Miring, Ramli Perkosa Anak SD di Rumbia
Ramli Daeng Romo' saat diitoregasi Polres Jeneponto,Jumat,(1/11/2019)
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO – Ramli Daeng Romo’ Pelaku asusila di Desa Kassi Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto, Senin, 28 Oktober 2019, diamankan di Polres Jeneponto.

Ramli diamankan di Polres Jeneponto setelah menyerahkan diri kepihak kepolisian.

Didepan pihak kepolisian, Ramli mengakui perbuatannya terhadap anak dibawah umur yang baru berusia 11 tahun.

“khilafkah pak,” kata Ramli saat di intoregasi Polisi.

Ramli pun menyampaikan kronologi terjadinya pemerkosaan yang dilakukan pada hari,Senin, 28 Oktober 2019 lalu.

“Saya jemput dirumahnya, saat itu ada neneknya, dia diizinkan oleh neneknya, karena alasan saya mau tampil lagi tari-tarian di SMA Sanur, dalam rangka Hari Sumpah Pemuda,” ngakunya

Kepada Polisi, Ramli juga mengakui langsung membawa korban ke jalan tani dekat jembatan di kampung Junggea Desa Kassi Rumbia.

“Sampai di tempat itu saya dorong, sehingga dia jatuh dan langsung saya tarik celananya, saat itu dia berteriak, tapi saya ancam dan memperkosa dia,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dirinya mengaku mengancam akan membunuh korban jika memberitahu kepada orang tuanya atau siapapun

“Saya ancam akan membunuh dia kalau di cerita ke orang dan beritahu orang tuanya, tapi saya ancam dengan kata-kata saja, tidak mengancam dengan badik, saya sendiri yang antar pulang, saya turunkan didepan lorong masuk rumahnya,” pungkasnya.

Perbuatan biadab itu dilakukan Ramli karena pengaruh minuman keras,”saya tidak sadar melakukan pemerkosaan karena saya habis minum bir dan topi miring,” ngakunya.

Usai memperkosa siswa kelas VI salah satu SD di Rumbia, dirinya melarikan diri.

“Saya sembunyi di kampung Palambuta Desa Bululoe Kecamatan Turatea, kemudian melarikan diri ke Kabupaten Gowa di rumahnya om,” ngakunya.

Pelaku menyerahkan diri kepihak kepolisian karena takut di hakimi massa Keluarga korban,”Saya takut di bunuh massa,” ujarnya

Penulis : Syamsuddin
Editor   : SR
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

loading...