Pemerintah Arab Saudi Berlakukan Kebijakan Pajak Umrah dan Haji

oleh -
Pemerintah Arab Saudi Berlakukan Kebijakan Pajak Umrah dan Haji
Jamaah Haji di Tanah Suci
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, JAKARTA – Pemerintahan Arab Saudi dikabarkan baru saja memberlakukan kebijakan pajak terhadap semua jamaah umrah dan haji.

Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadapa biaya umrah dan haji kedepannya. Ini dikeluhkan oleh Ketua Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh) Baluki Ahmad yang mengatakan kebijakan tersebut kurang bijaksana.

Dilansir CNBC Indonesia, menurutnya pemerintah Saudi awalnya hanya mengenakan pajak progresif pada jamaah yang beribadah umrah lebih dari satu kali dalam kurun waktu 3 tahun.

Namun kini pemerintah Saudi juga mengubah sistem visa yang berdampak pada tarif tambahan yang dikenakan kepada jemaah. Untuk perubahan sistem tarif ini setiap anggota jemaah dikenakan 300 real dan belom komponen lainnya.

“Pengaruh cukup tinggi kasihan teman-teman penyelenggara dengan paket yang sudah ada dan ditentukan. Enggak pantas ini dilakukan oleh pemerintah Saudi object visa diberlakukan kalau mau menghimpun dana dari devisa juga cukup,” kata Baluki Ahmad kepada CNBC Indonesia, Rabu (12/9/2019)

Dia menuturkan bahwa terkait dengan tambahan biaya tersebut, Kementerian Agama juga sudah mengomentari itu.

“Kemenag sudah mengomentari dan kita ketemu tim Saudi yang datang tapi tetap bilang negara lain juga visa-nya berbayar. Namun ini kan urusan ibadah kalau yang lain mereka holiday,” papar nya.

Dia menuturkan bahwa pihaknya juga sudah membahas hal ini ke pemerintah dan seluruh penyelenggara di negara Asia. Keluhan ini diharapkan dapat didengarkan dan perhatian pemerintah Arab Saudi agar meniadakan kebijakan ini.

Menurutnya, ada penambahan yang cukup besar, yakni sekitar SAR 500 atau setara dengan Rp 1,8 juta.

“Komponen visa akan mencapai minimal SAR 500 sudah termasuk di dalamnya subjek visa yang SAR 300 (Rp 1,1 juta). Jadi, jika dijumlah bisa mencapai Rp 2 jutaan atau lebih.

Terkait hal ini Baluki juga meminta seluruh jajaran untuk menyampaikan kebijakan baru ini kepada calon jamaah.

Meski begitu, menurutnya tidak akan mengurangi jumlah jemaah yang ingin umrah dan berangkat haji.

Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Loading...