Pembunuh Staf UNM Divonis 14 Tahun Penjara, Keluarga Zulaeha Tak Terima

thumbnail

CAKRAWALAINFO.id, GOWA – Sidang putusan perkara pembunuhan Wahyu Jahyadi terhadap staf UNM, Siti Zulaeha Jafar berakhir rusuh.

Pasalnya, pihak keluarga Staf UNM, Siti Zulaeha Jafar ini tak menerima putusan sidang hakim yang di jatuhkan kepada Wahyu Jahyadi.

Sukri Tenri Gau, suami dari korban pembunuhan secara tragis ini mengaku tidak menerima hasil keputusan persidangan tersebut.

“Apa yang telah di jatuhkan Hakim ini tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya,” ujar Sukri Tenri Gau di Pengadilan Negeri Kelas I A Sungguminasa Gowa, Selasa (29/10/2019) kemarin.

Siti Zulaeha yang tewas dibunuh secara tragis oleh Wahyu Jayadi ini membuat keluarganya mengamuk, usai mendengar hukuman yang dijatuhkan Hakim kepada terdakwa tidak sebanding dengan perbuatannya.

Mereka meminta agar Hakim menjatukan vonis terhadap Wahyu Jahyadi di jatuhi hukuman yang setimpal.

Sementara Penuntut Jaksa Umum (PJU) Arifuddin mengaku, vonis yang telah dijatuhkan tersangka Wahyu Jahyadi telah sesuai tuntutannya.

“Apa yang telah diputuskan oleh Hakim itu sesuai dengan tuntutan kami,” katanya.

Keluarga korban yang tidak menerima hal tersebut mengaku akan berencana melakukan aju banding.

Itu karena hukuman yang dijatuhkan terhadap Wahyu Jahyadi harus menjalani 14 tahun masa penjara.

Diketahui, Wahyu Jahyadi dan Siti Zulaeha Jafar ini merupakan rekan kerjanya sendiri di Universitas Negeri Makassar. Wahyu Jahyadi juga merupakan salah seorang dosen bergelar doktor.

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Back To Top