Pelajar Terlibat Demo, Polres Gowa Sebut Tetap Diberi SKCK, dengan Catatan

oleh -
Pelajar Terlibat Demo, Polres Gowa Sebut Tetap Diberi SKCK, dengan Catatan
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga (tengah) saat mengungkap pelaku aksi bentrok antar mahasiswa | Foto: A. Syahrul Khair

CAKRAWALAINFO.id, GOWA — Kapolres Gowa, angkat bicara terkait persoalan belasan pelajar yang diperiksa Sat Intel yang tak bisa diberikan SKCK dikemudian hari.

Hal itu dikatakan Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga.

Bahwa mereka 17 pelajar yang turun ini untuk ikut terlibat demo dengan kelompok lain di Kota Makassar beberapa hari lalu.

 

Baca juga : Kisruh Bentrok di UIN Makassar Bermula dari Grub WhatsApp

 

“Kita prihatin dengan turunnya kelompok pelajar dalam aksi unjuk rasa di Jalan, dalam UU no 9 tahun 1998 terutama pasal 10 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka publik sesungguhnya ada tata aturannya,” kata Kapolres Gowa usai melaksanakan press conference di Mapolres Gowa.

Atau tata cara, lanjut Shinto, untuk melakukan aksi tidak hanya berunjuk rasa di jalan, tetapi juga aksi-aksi lainnya yang memang dilindungi oleh Undang-Undang itu.

“Kita ambil dari pasal 10 bahwa peserta unjuk rasa melalui kordinator lapangannya harus memberikan pemberitahuan H minus 3 kepada pihak kepolisian dengan menginformasikan berapa jumlahnya, apa temanya, dengan menggunakan kendaraan apa, dan prasarana apa,” ungkapnya.

 

Baca juga : Bentrok Mahasiswa UIN Makassar, Kini Polisi Tetapkan 16 Berstatus Tersangka

 

Shinto mengaku prihatin atas pelajar yang turut serta akan mengikuti aksi besar-besaran pada beberapa hari lalu.

Selanjutnya…
Selain itu, kata Shinto…

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019