Nenek Tua Di Jeneponto Tinggal Di Gubuk Reok Butuh Uluran Tangan Dari Pemerintah

  • Whatsapp
Kondisi Rumah Nenek Suni.

CAKRAWALAinfo.id • JENEPONTO – Suni (60) Seorang wanita Lanjut Usia (Lansia) tinggal sendirian tanpa sanak saudara di gubuk reok yang tidak layak huni lagi.

Dengan beralaskan seadanya, dinding rumah Nenek Suni hanya terbuat dari anyaman bambu yang juga sudah hampir ambruk.

Bacaan Lainnya

Suni tinggal di Lingkungan Cappong, Kelurahan Togo-Togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.

Ketika wartawan mendatangi Suni, Suni mengatakan “saya sudah Lama tinggal sendirian di gubuk yang saya anggap rumah untuk menghalangi dinginnya malam dan panasnya mata hari disini, beginimi keadaanku sekarang,” ucap nenek Suni, Kamis (4/3/2021).

Jika dilihat dari luar rumah dan melihat apa yang ada dalam rumahnya sunggu memprihatinkan karena prabotan hanya seadanya,bahkan untuk tidurpun hanya beralaskan seadanya,

Fasilitas rumah yang dipakai nenek Suni hanya ala kadarnya, yang dimana terdapat kain, gelas dan piring tidak layak pakai.hanya Itu yang dia miliki dan dia gunakan.

Dengan kondisi dan keadaan seperti itu “dia mengatakan maumi di apa nak, karena ituji yang ada jadi itutommi dipake,” ungkapnya.

Selain itu, yang lebih memprihatinkan lagi nenek Suni sering kali merasakan kedinginan apa lagi kalau datang hujan, semua seisih rumah basah karena hanya memakai tenda seadanya,, itupun sudah pada sobek makanya air hujan turun semua dan dindingnya juga sudah hampir roboh karena cuma memakai anyaman bambu.

Kadang juga kelaparan, ia makan jika ada org yang berbaik hati memberinya makanan dan belas kasihan dari orang sekitarnya.

Nenek Suni yang sudah lanjut usia butuh uluran tangan pemerintah dan para dermawan, Nenek suni sudah tidak bisa bekerja lagi, mau bekerja tetapi sudah tua.

“Saya tak cukup banyak meminta kepada pemeritah, hanya saja dia perluh di perhatikan oleh pemerintah,” tutupnya.

 

Penulis: Pupung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *