Mobil Dinsos Takalar Dilepas, Presma UIN Minta ‘Lengserkan Rezim Otoriter’

oleh -
Mobil Dinas Milik Pemda Takalar di sandra Mahasiswa

CAKRAWALAINFO.id, MAKASSAR — Mobil berwarna hitam merk Toyota Rush berplat C dengan kode wilayah Kabupaten Takalar disandera ratusan Mahasiswa saat melintas di Jl Sultan Alauddin Makassar.

Informasi yang dihimpun Cakrawalainfo.id, ratusan mahasiswa UIN Alauddin yang menggelar aksi itu, menuntut agar rekannya di Polrestabes Makassar segera dibebaskan.

Kata Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Junaidi mengatakan, rancangan Undang-Undang KHUP dinilai tidak pro rakyat.

“Mobil yang di sandera rekan-rekan ini sebagai bentuk tuntutan kami agar rekan kami satu orang yang ditahan di Polrestabes Makassar agar dibebaskan,” kata Junaidi kepada media, di tengah-tengah aksi penyanderaan tersebut.

Mobil berplat DD 1021 C tersebut di tunggangi salah satu pegawai Dinas Sosial Daerah Kabupaten Takalar. Alam.

“Saya mau pulang kerumah jadi dari kantor, ini mobilnya pusat rehabilitasi penyalahgunaan napsa Takalar,” aku Alam yang menunggangi mobil tersebut.

Dirinya akan menuju ke sekitaran bandara Sultan Hasanuddin, Jl Bandara Baru, Makassar. Ia mengaku baru pulang kantor dari Kabupaten Takalar.

Aksi penyanderaan kini telah dilepas ratusan mahasiswa, dalam hal ini pasca telah menyampaikan aspirasinya dihadapan Alam. Ia juga memediasi agar mobil tersebut tidak dijadikan puncak amarah mahasiswa.

Sementara, kata Junaidi, terlepas penyampaian aspirasi ini, berjanji melepas mobil dinas tersebut. Hanya saja, lanjut dia, tuntutan terus akan digelar, bahkan mereka mengecam aksi besar-besaran juga besok akan digelar kembali dengan massa aksi yang lebih besar.

“Kami tetap akan menyuarakan aspirasi rakyat, kita menuntut agar melengserkan Rezim Otoriter” tegasnya.

Mobil tersebut lalu beranjak pergi meninggalkan massa, ratusan mahasiswa itu juga tampak bersama-sama membubarkan diri.

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019