Minta Transparansi Dalam Pilkades, Ratusan Massa ‘Geruduk’ DPRD Bantaeng

oleh -
Minta Transparansi Dalam Pilkades, Ratusan Massa 'Geruduk' DPRD Bantaeng
Massa saat menggelar aksi demo di depan DPRD Bantaeng | Foto: Supriadi Awing

CAKRAWALAINFO.id, BANTAENG – Ratusan Warga Desa Biangkeke Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng, kembali geruduk Kantor DPRD Bantaeng, yang tergabung Aliansi 431 “Gerakan Moral Untuk Keadilan Dan Transparansi.

Para pendemo sempat memacetkan arus lalulintas dijalan poros provinsi Bantaeng berkisar 800 meter. Ketiga calon Kades pihak Kalah, nomor 4  Muhardin, Nomor 3 Syaharuddin, Nomor 1 Sudirman.

Ketua Aliansi “431” Gerakan Moral Untuk Keadilan dan Transparansi Arman Arif mengatakan saat pemilihan pilkades di Desa Biangkeke terjadi berbagai kecurangan.

Pertemuan itu para pendemo meminta untuk ditayangkan dilayar, agar para Anggota DPRD.

Para Dinas terkait melihat secara langsung, bukti bukti dugaan pelanggaran saat berlangsungnya pilkades pekan lalu.

Aliansi “431” menuntut bahwa dilakukan pemilihan ulang,  Desa Biangkeke Kecamatan Pa’jukukang.

Berkisar dua jam bererosi didepan Kantor DPRD Bantaeng, para Anggota DPRD mempersilahkan perwakilan untuk memasuki ruang sidang.

Sebanyak 20 Orang perwakilan para pendemo memasuki ruang sidang.

Itu disambut oleh Ketua DPRD Bantaeng Hasyah dan didampingi Wakil Ketua satu dan dua.

Berlangsungnya pertemuan diruang rapat DPRD menuai ketegangan argumentasi antara para pendemo dengan pihak PMD Bantaeng, lantaran Kadis PMD tak mengetahui secara tehnis.

Menurut Kadis PMD Bantaeng Chaeruddin mengatakan dia tidak mengetahui secara tehnis dilapangan.

Kedatangan para pendemo mencari solusi. terkait perhitungan secara manual di Polres Bantaeng bukannya bertambah tetapi berkurang.

Ketua DPRD Bantaeng Hamsyah meminta kepada yang ada dalam ruangan rapat paripurna untuk tidak memposting Facebook siaran langsung, menjaga hal yang salah paham kata.

“Secara pribadi nyawapun taruhannya, mari kita kawal aspirasi masyarakat, jika terbukti ada pelanggaran pilkades itu tetap diusut tuntas”. tegas ketua DPRD Bantaeng Hamsyah, AM.D.

Berakhir para pendemo mulai bubar sekitar jam 3.30 wita.

Usai menyampaikan tuntutan mereka dan direspon oleh DPRD Bantaeng untuk membentuk Tim pencari fakta

Aksi “431” ini berjalan aman dan teratur, dan pihak kepolisian dan Satpol PP terus berjaga di lokasi itu.

Penulis : Supriadi Awing
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019