Mengaku di Intimidasi, Pria di Bantaeng Kabur Dari Kampung Halamannya

oleh -
Rudi Hartono
Rudi Hartono, korban intimidasi nekat kabur tinggalkan kampungnya. | Foto : Supriadi Awing

CAKRAWALAINFO.id, BANTAENG — Seorang pria di dusun Pa’jukukang, Desa Pa’jukukang Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan diduga telah di intimidasi dan diancam sejak 24 Juli 2019 lalu.

Haeuruddin Bin Rajamuddin (28) adalah terlapor selaku pelaku, dan Rudi Hartono Bin Mustafa (27) adalah pelapor korban penganiayaan.

 

Baca juga : Tiga Pelaku Ranmor di Bulukumba Digiring ke Polres

 

Pelapor dan terlapor sebelumnya telah menyepakati memilik jalan tengah, berdasar surat pernyataan perdamaian.

Mereka sepakati atas laporan di Kantor Polsek Pa’jukukang sehari pasca konflik tersebut.

Adapun surat pernyataan perdamaian tak ada intimidasi kedua belah pihak menyatakan yakni, saya pihak pertama telah melakukan pengancaman tehadap pihak kedua dan berjanji tidak akan mengulangi lagi dan bersedia minta maaf.

Saya selaku pihak kedua menerima permintaan maaf pihak pertama dan tidak menuntut lagi secara hukum, Kami kedua belah pihak sepakat berdamai, apalila kami kedua belah pihak tidak mengindahkan kesepakatan ini maka kami bersedia diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Baca juga : Pasca Kebakaran, Pesantren Tahfiz Abu Bakar Ash-Shiddiq Wahdah Mulai di Renovasi

 

Sesuai surat pernyataan perdamaian tersebut, disaksikan sebanyak 5 orang yang menjadi saksi termasuk, Kepala Desa Pa’jukukang Haryadi Nakka.

Namun pelaku Haeruddin Bin Rajamuda diduga melakukan perbuatan yang telah mengintimidasi korban, padahal sebelumnya telah membuat pernyataan.

Selanjutnya…
Menurut korban Ru…

Penulis : Supriadi Awing
Editor : Syahrul
© | CAKRAWALAINFO.id 2019