Menara XL di Maros Roboh, Pihak XL Bantah Bukan Tower Miliknya

oleh -
Suasana siswa mendapatkan perawatan
Suasana penanganan medik terhadap sejumlah siswa yang tertima kerubuhan tower di Maros. Selasa (13/8/2019).
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, MAROS Insiden rubuhnya tower BTS milik perusahan PT XL Axiata enam orang menjadi korban dan lima diantaranya terpaksa harus dilarikan ke RSUP Sudirohusodo Makassar.

Peristiwa itu terjadi di SDN 240 Baddo-baddo, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Sementara satu orang siswa dikembalikan ke pihak sanak keluarganya.

Baca juga: Tower XL di Maros Timpa Enam Siswa SD, Ini Kronologisnya

Menanggapi hal tersebut. Pihak manajemen PT XL Axiata menyatakan prihatin terhadap adanya insiden tersebut.

“Prihatin dan simpati kepada para korban yang tertimpa. Semoga segera mendapatkan penanganan yang terbaik,” kata Syahban dalam keterangan tertulisnya yang diterima Cakrawalainfo.id, Selasa (13/8/2019).

Terkait menara BTS yang dituding milik XL Axiata itu dianggap bukan hak milik perusahaanya.

“Menara tersebut bukan milik XL Axiata, namun milik perusahaan penyewaan menara telekomunikasi. Dalam hal ini, XL Axiata bertindak sebagai penyewa menara tersebut,” tukas dia.

Untuk itu, hal yang menyangkut pemeliharaan dan kelayakan bangunan itu bukan merupakan tanggung jawabnya. Mengingat menara tersebut bukan milik perusahaan XL Axiata.

“Karena itu, semua hal terkait pembangunan dan pemeliharaan, juga kelayakan bangunan bukan merupakan tanggung jawab XL Axiata,” tambah dia

Baca juga: Briptu Hedar Anggota Polri Asal Sulsel Gugur di Papua

XL Axiata mengaku akan mendukung upaya investigasi oleh pihak yang berwajib untuk mengetahui dengan pasti penyebab robohnya menara.

“Kami pihak XL Axiata mendorong upaya pemenuhan hak-hak korban sesuai dengan ketentuan,” tandasnya

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Loading...