Mantan Camat Mappakasunggu Diduga Gelapkan Uang Negara, Forum Barapi Minta Aparat Penegak Hukum Ambil Sikap

oleh -
Sekjen Forum Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barapi) Sulsel Muhammad Yusuf Amir.

CAKRAWALAINFO.id, TAKALAR– Mantan Camat Mappakasunggu, Kabupaten Takalar sekaligus manta Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Patani, Muhammad Taufik diduga telah mencairkan dan menikmati secara pribadi Dana Desa (DD) Desa Patani Tahun Anggaran 2019 yang dianggarkan oleh Kepala desa sebelumnya untuk pengadaan sapi sebesar 50 juta rupiah.

Diketahui, setelah dana sebesar 50 juta tersebut itu telah dicairkan, dana tersebut tidak dibelajakan sampai sekarang. Sementara dana tersebut seharusnya sudah dibelanjakan dan tersalurkan kemasyarakat Desa Patani, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Menurut salah seorang staf Desa Patani yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dana Desa Patani sebesar 50 juta rupiah TA.2019 untuk pengadaan sapi telah cair dan dana tersebut telah diambil oleh Pak Taufik (mantan camat Mapsu), namun sayangnya, kata dia, dana tersebut tidak dibelanjakan sampai sekarang.

“Dana pengadaan sapi Desa Patani sebesar 50 juta Tahun Anggaran 2019 sudah cair tapi pak Taufik yang ambilki semua baru tidak dibelanjakan samapai sekarang, sementara ini sudah bulan 5 mi tahun 2020,” kata staf Desa yang enggan disebutkan namanya itu, Rabu (6/5/2020).

Sementara itu, Sekjen Forum Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barapi) Sulsel Muhammad Yusuf Amir mengatakan, uang Desa Patani yang diambil Muhammad Taufik sebesar 50 juta yang diduga dinikmati secara pribadi sudah menjadi rahasia umum dilingkup Pemdes Patani dan Lingkup Kecamatan Mappakasunggu.

“Awalnya ini sudah menjadi rahasia umum akan penggelapan dana ini, dikarenakan sampai sekarang uang yang seharusnya digunakan untuk pengadaan sapi namun sampai sekarang itu tidak diadakan akhirnya kita semua mempertanyakan hal itu karena otomatis lingkup Pemdes Patani menduga dana ini di digelapkan,” paparnya.

Lebih lanjut, Yusuf Amir pun berharap kepada pihak penegak Hukum di Takalar untuk segera memanggil dan memeriksa mantan camat Mappakasunggu Muhammad Taufik terkait uang negara untuk masyarakat yang diduga dinikmati mantan camat Mapsu secara pribadi.

“Kami berharap Aparat Penegak Hukum di Takalar, Baik Polres Takalar ataupun Kejaksaan Negeri Takalar agar segera menyelamatkan uang Negara sebesar 50 juta yang diambil begitu saja oleh Muhammad Taufik waktu jadi Camat Mapsu sekaligus Plt. Kepala Desa patani,” harap Sekjen Barapi Sulsel Yusuf.

 

Penulis : Zainuddin

Editor : Syam

 

© | CAKRAWALAINFO.id 2020