Mahasiswa IAIN Pare-Pare Mengaku Kerap Mendapat Ancaman Pembubaran Kegiatan dari Pihak Kepolisian

  • Whatsapp

CAKRAWALAINFO.id, PARE-PARESalah satu kampus perguruan tinggi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare terus mendapatkan ancaman pembubaran kegiatan dengan sistem offline.

Para Aktivis Mahasiswa IAIN Parepare akan turun aksi karena selalu dapat intervensi dari aparat keamanan untuk membubarkan kegiatan-kegiatan penyambutan mahasiswa baru di IAIN Parepare.

Bacaan Lainnya

Pada saat audiensi persiapan penyambutan mahasiswa baru kemarin PBAK yang di gelar online dan offline, Rektor akui dapat ancaman pembubaran apabila berlangsung secara offline padahal sebelum adanya Peraturan Walikota,” papar Muh Fajar Ketua SEMA Fakultas Ushuluddin dan Adab.

Lanjutnya, bukan hanya kegiatan PBAK, setelahnya juga kerap kali mendapat intervensi yang mengaku dari pihak kepolisian. Padahal sesuai Peraturan Walikota (PERWALI) tegas yang dilarang aktivis melakukan kerumunan yang tidak mematuhi protokol kesehatan bukan kegiatannya yang dilarang.

Sama halnya dengan Rahmat Sulastio mengatakan perlu sangat mencermati kembali aturan Perwali untuk memberikan memberikan kebijakan dalam kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bermanfaat di Parepare.

Kita perlu mencermati segala kebijakan dan aturan yang ada. Kampus PTKIN naungan Menteri Agama memiliki jalur akses tersendiri. Tetapi tidak dipungkiri peran Pemkot mesti kita libatkan demi kooperatifnya kegiatan-kegiatan bermanfaat selama sesuai protokol kesehatan dan juga kegiatan yang membutuhkan izin keramaian dari kepolisian,” katanya.

Tentu tidak elok di dengar bahasa-bahasa ancaman yang dilontarkan oknum tersebut. Semestinya kebijakan dibuat sesuai Perwali tidak untuk melarang berkegiatan. Tetapi bagaimana pelanggaran dapat di minimalisir dengan melaksanakan ketentuan yang ada. Ini jelas kegiatan izin kepolisian ada 2 kategori ada indikator kecil dengan peserta 300-500 dan ada indikator besar dengan kemungkinan menghadirkan massa 1.000,” tegasnya.

Ahmad Riecardy selaku Ketua DEMA IAIN Parepare mengutarakan berusaha semaksimalkan mungkin merapikan komunikasi yang tidak sesuai prosedur yang ada dan perlu di cermati untuk di tindak lanjuti kedepan.

 

Penulis : Kadir A.Setiawan, C.PI | Editor : Nawir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *