Lumpuh Selama 10 Tahun, Pria di Jeneponto ini Butuh Perhatian dari Pemerintah !

  • Whatsapp
Foto: Irfan (23) sedang terbaring di tempat tidurnya.

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO — Seorang Pria di Kampung Rita, Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel atas nama Irfan (23) memiliki kondisi fisik yang sangat memprihatinkan.

Pasalnya, Irfan dikabarkan sudah mengalami kelumpuhan selama kurang lebih 10 tahun, namun sama sekali tidak pernah tersentuh oleh Pihak Pemerintah.

Bacaan Lainnya

Dengan kondisi fisik yang tidak dapat bergerak itu, hingga saat ini Irfan hanya bisa terbaring di tempat tidurnya dengan dirawat oleh kedua orang tuanya.

Saat ditemui oleh Cakrawalainfo.id, ayah Irfan, Dg. Tayang mengaku, anaknya jika ingin berjalan, bukan lagi menggunakan kaki melainkan dengan kedua tangannya.

Kalau jalan, tinggal tangannya yang bisa dia gerakkan, bukan kakinya lagi,” ucap Dg. Tayang, Selasa (02/02/2021).

Diceritakan pula oleh Ibu Irfan, Dg. Dayang bahwa, “dari mulai duduk di bangku Sekolah Dasar, ketika usia Irfan masih 10 tahun, cara jalannya sudah mulai pincang-pincang. Saya sudah mencoba membawanya ke Rumah Sakit Lanto Dg. Pasewang, namun pihak rumah sakitnya mengatakan Irfan harus dibawa ke Rumah Sakit di Makassar yang Ahli Tulang,” terangnya.

Namun karena faktor ekonomi dengan biaya yang tidak sedikit untuk kesembuhan anaknya dibawa perawatan Rumah Sakit di Makassar, kedua orang tua Irfan memilih untuk merawat anaknya di rumah.

Kami tidak punya biaya untuk pengobatan di Makassar, untuk makan sehari-hari saja kami sulit,” ungkap Ibu Irfan.

Dengan kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk membiayai anaknya yang sedang lumpuh itu, sehingga harus merawatnya di rumah tanpa ada perawatan khusus.

Orang tua Irfan berharap ada dermawan atau dari pihak pemerintah yang bisa memberikan bantuan untuk kesembuhan anaknya.

Kami sangat berharap ada dermawan atau dari pihak pemerintah yang bisa memperhatikan anak saya yang sudah lama lumpuh ini,” harap orang tua Irfan.

 

• Penulis : Pupung
• Editor : Nawir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *