Kapus Pattoppokang Takalar ‘Minta Maaf’ Terkait Jenazah Ditandu

oleh -
Kapus Pattappokang Takalar 'Minta Maaf' Terkait Jenazah Ditandu
Samsia, saat memperlihatkan foto almarhuma ibunya Satturia daeng Kanang.

CAKRAWALAINFO.id, TAKALAR Kepala UPT atau Kapus Pattoppakang Takalar menyikapi jenazah yang di tandu dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pattappokang, Kecamatan Mangarabombang Kabupataen Takalar ke kediaman korban tanpa ambulance.

Kapus Pattoppakang Takalar, Iksan Muis Putra mengaku telah menyambangi pihak keluarga korban dengan maksud untuk meminta maaf atas insiden kejadian korban ditandu ke kediamannya.

“Saya selaku Kepala Puskesmas dan mewakili para perawat di sini (Puskesmas) sudah mendatangi pihak keluarga korban untuk meminta maaf atas kejadian ini,” kata Iksan kepada wartawan Cakrawalainfo.id, Selasa (03/08/2019).

 

Baca juga: Tak Diizinkan Pakai Ambulance, Jenazah di Takalar Ditandu Sejauh 5 Km

 

Karena walaupun bagaimana, tambah Iksan, ini menyangkut perihal nyawa manusia, meski tidak sesuai dengan SOP atau standar operasional prosedur.

“Ini menyangkut persoalan nyawa manusia, dan kami ke sana meminta maaf. Kalau fasilitas (ambulance) yang tidak diberi korban itu, memang kunci mobil itu dibawah sama sopir, jaraknya rumah dari puskesmas kurang lebih dari 15 meter,” tambah dia.

 

Baca juga: Sulit Aktifkan Jaminan Kesehatan, Warga di Takalar Meninggal Dunia

 

Ia mengaku, pihaknya telah memberikan penyampaian terkait permintaan mobil ambulance itu. Namun, pihaknya mengaku para keluarga korban tidak sabar menunggu.

“Keluarga korban yang berduka, sudah tidak sabaran untuk menunggu si sopir, maunya dia saat sakratul maut dia ingin di rumah. Prinsipnya, kata mereka ‘Kita lahir di rumah, kita juga mati di rumah’ sesuai dengan ada di sini,” imbuh Iksan.

Tak hanya itu adat seperti itu memang masih kental tertanam oleh warga setempat.

Selanjutnya…
“Adatnya memang di…

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019