Kadisdikbud Jeneponto Minta 1.500 Tenaga Pendidik Honorer Dapat Diangkat Jadi ASN atau P3K

oleh -
Kadisdikbud Jeneponto,Nur Alam Basir memberikan araha diacara Pelantikan APSI Jeneponto
Loading...

CAKRAWALAINFO.id,JENEPONTO,Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto,Nur Alam Basir, kesulitan memenuhi standar pendidikan terkait hal mutu tenaga pendidik.

Terdapat 1.500 orang tenaga pendidik yang masih berstatus honorer, yang aktif mengabdikan diri untuk berdiri didepan kelas menghadapi siswa.

1.500 tenaga pendidik itu sudah sekian lama mengabdi dengan Intensif yang diberikan sesuai dengan belakasihan dari kepala sekolah, yang tentunya itu tidak akan mungkin maksimal dalam menghadapi siswa di satuan pendidikan masing-masing.

Hal itu diungkapkan di depan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto serta angggota DPRD Jeneponto,saat pelantikan Pengurus asosiasi pengawas sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Jeneponto periode 2018-2023, d Aula Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Jeneponto,Selasa, 22 Oktober 2019

“Untuk menjamin pelaksanaan standar pendidikan di setiap sekolah, harus didukung oleh tenaga pendidik yang memadai dan status yang jelas,” kata Nur Alam Basir

Menurutnya, yang berdiri didepan kelas pada satuan pendidikan,byakni 1500 tenaga pendidik yang status honorer, yang hanya diberikan upah dari kebijakan Kepala sekolah.

“1500 tenaga pendidik yang masih berstatus honorer itu diberi intensif sesuai kebijakan Kepala sekolah, kami tidak butuh tambahan tenaga pendidik, namun yang kami butuhkan adalah perusahaan status mereka, apakah itu diangkat jadi ASN ataukah P3K,” ungkap Nur Alam Basir

Nur Alam pun memohon kepada Ketua Komisi 4 DPRD Jeneponto, H Kaharuddin yang hadir diacara itu, untuk dapat memperhatikan kendala yang dihadapi Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Jeneponto dalam pembahasan anggaran pokok 2020.

“Kami mohon pak ketua komisi yang menaungi Disdikbud, agar dapat mengawal dalam pembahasan anggaran terkait kendala dalam peningkatan kualitas pendidikan di Jeneponto,” harap Nur Alam Basir

Dia pun menyampaikan bakal mewujudkan standar pendidikan lokal yang disarankan Bupati Jeneponto,yakni menwujudkan Pendidikan yang aman dan nyaman.

“Insya Allah kita akan berupaya untuk mewujudkan pendidikan yang aman dan nyaman, namun, kami harapkan dukungannya pak Bupati dan DPRD untuk mewujudkan hal itu, karena Pendidikan yang aman dan nyama bisa terwujud jika pasilitas pendidikan pada satuan pendidikan memiliki pagar,” tutupnya

Penulis : Syamsuddin
Editor   : SR
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

loading...