Kabar Buruk, Kasus Positif di Jeneponto Jangkit 35 Orang

oleh -
Juru Bicara Tim Covid-19 Jeneponto, Mustaufiq.

CAKRAWALAINFO, id. JENEPONTO — Memasuki masa transisi new normal life, bukan berarti kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Jeneponto berkurang. Justru sebaliknya, hingga tadi (Senin 29/6/2020) malam, jumlah kasus covid-19 justru terus mengalami peningkatan.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Mustaufiq, mengatakan penambahan kasus positif covid-19 didominasi berasal dari kluster daerah terpapar.

Kata dia, kasus positif di Jeneponto sudah mencapai 35 orang sejak new normal.

“Per hari ini 29 Juni 2020, jumlah pasien positif yang sementara dalam perawatan dan isolasi itu 23 orang, dan kemudian sembuh 11 orang dan 1 orang meninggal dunia sehingga total keseluruhan itu 35 pasien positif,” ujar Mustaufiq kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Dia mengungkapkan, pasien yang positif covid-19 berasal dari cluster daerah terpapar seperti Makassar, sehingga bukan transisi lokal.

“Jadi yang positif ini rata rata cluster dari luar daerah yang sudah terpapar dan belum ada transisi lokal,” katanya.

Mustaufiq mengatakan, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar telah memerintahkan seluruh unsur yang terlibat agar terus bekerja dalam menekan lonjakan kasus positif covid-19.

“Sesuai hasil instruksi bapak Bupati di coffe morning tadi, semua sektor harus bergerak ke lapangan, mulai dari tingkat kabupaten, dinas terkait, kecamatan hingga ke desa-
desa,” ujarnya.

Kabag Humas Pemda Jeneponto, mengungkapkan bahwa bupati Jeneponto meminta kepada pendakwah untuk mengsosialisasikan covid-19 ke masyarakat.

“Kita akan melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat melalui toko agama dan toko masyarakat. Pada sektor ke agamaan di intruksikan mulai hari Jumat ini akan diminta para pendakwah untuk ceramah dengan tema Covid-19,” pungkasnya.

Penulis. : Muhajir Aditama
Editor.    : Syam
© |CAKRAWALAINFO.id. 2020