Hanya Berjualan Bubur, Pedagang Ini Bisa Naik ke Tanah Suci

oleh -
Hanya Berjualan Bubur, Pedagang Ini Bisa Naik ke Tanah Suci
Hj.Capo pedagang bubur yang sudah naik ke tanah suci sebanyak dua kali.
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, BANTAENG – Hj Capo warga Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan merupakan seorang penjual bubur, cendol dan gogos berhasil menyekolahkan anaknya dan naik ke tanah suci sebanyak dua kali.

Menurut Hj Capo, dihadapan Cakrawalainfo.id menceritakan awal mulanya ia menjual.

Ia menjual bubur dan cendol yang beralaskan karton atau tikar di pinggir jalan poros Bantaeng.

Ia menjual sekitar 30 tahun lamanya, harga cendol pada saat itu masih harga 500 rupiah perporsi.

Ia juga menyampaikan suaminya meninggal pada tahun 2011.

Dan di karunia 6 orang anak, ia dan anaknya berusaha berjuang untuk menghidupi keluarganya.

Setelah di tinggal mati suaminya, Hj. Capo berjuang sendiri untuk menghidupi keluarganya dengan menjual makanan berupa cendol, bubur dan gogos.

“Saya berusaha untuk membiayai anak anak kebutuhan sehari harinya dari hasil jualan bubur dan cendol, Alhamdulillah atas berkah jualan dan hasil jerih payah sendiri, anak saya bisa selesaikan pendidikannya kalaupun bukan perguruan tinggi,”jelasnya kepada CakrawalaInfo.id, Rabu, (30/10/2019).

Ia juga mengungkapkan dirinya tidak pernah berkecil hati, dan tetap semangat berjualan bubur dan cendol, hingga saat ini, Alhamdulillah sudah dua kali menunaikan ibadah Haji tanah suci Mekah,” ungkapnya.

“Alhamdulillah sudah dua kali menunaikan ibadah tanah suci Mekah, itu berkah jualan bubur dan cendol, saya tetap berdoa sama Allah, semoga masih diberi petunjuk menginjakkan kembali di Tanah Suci Mekah, Kalaupun penghasilan perharinya 200 hingga 300 ribu.” ucapnya.

Penulis : Supriadi
Editor : Ig
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

loading...