Dirut RSUD Bantaeng Ngaku Tak Tahu Teknis Proyek, Saya Hanya Kuasai KPA

oleh -
Direktur RSUD Bantaeng
Direktur RSUD Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Dr Sultan

CAKRAWALAINFO.id, BANTAENG – Polemik pembangunan rehabilitasi RSUD Bantaeng Sulawesi Selatan disinyalir bobrok. Alasan tak memiliki bangunan Direksi Keet.

Direktur RSUD Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Dr Sultan mengatakan, proyek itu ditenderkan di ULP, pengawasan, pengawasan dan proyekingnya.

“Ketiga proyek tersebut masing-masing ada nomor rekeningnya tidak bisa digabung,” kata dia. Kamis (22/8/2019).

Terkait polemik dugaan proyek bangunan tak sesuai atau bobrok itu menerima kritikan tersebut.

“Terima kasih atas pengawasannya, jika ada sesuatu atau temuan dibangunan itu tanyakan di ULP Sumber Dana Alokasi Khusus (Dak), hasil usulan tahun 2018 lalu. dana tersebut di APBD kan,” tambah Dr Sutan.

Ia mengaku tak tahu secara teknis, “Terkait bangunan itu, yang mengetahui secara teknis adalah Konsultan atau kontraktonya, saya hanya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA),” lanjutnya.

Ia menjelaskan, proyek rehabilitasi itu terbagi tiga, dimana yang mengetahu secara persis adalah konsultan proyek atau kontraktor.

“Selain itu proyek rehabilitasi terbagi 3 pekerjaan rehab dilokasi yang sama RSUD Makkatutu Bantaeng. lebih mengetahui temui konsultan atau kontraktornya,” jelasnya.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di ruang Direktur RSUD Bantaeng, Syamsul Masri membenarkan adanya keterlambatan bangunan Direksi Keet termasuk gambar Schedul proyek dan gambar bestek yang baru dipasang.

Diketahui, proyek anggaran RSUD itu menelan 5 Miliyar 221 juta lebih, yang diduga dikerjakan asal-asalan alias amburadul.

Patut disinyalir karena dalam satu lokasi proyek terbagi 3 perusahaan yakni rehabilitasi gedung laboratorium RSUD Anwar Makkatutu yang dikerjakan oleh CV. Electrical Manhato dengan anggaran Rp. 942.131.000.

Ke dua, pekerjaan konstruksi rehabilitasi gedung rawat jalan yang dikerjakan CV. Java Asri drngan anggaran Rp. 439.850.000.

Dan yang ke tiga, rehabilitasi gedung kelas I, II, dan III yang dikerjakan CV. Arya Perdana dengan anggaran Rp. 5.221.221.000. Jelas Andi Sofyan.

Penulis : Supriadi Awing
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019