Diduga Melanggar Perjanjian Adat, Seorang Pria Paruh Baya di Jeneponto Ditebas Parang Hingga Tewas

  • Whatsapp
Korban tersungkur setelah mendapat hantaman benda tajam dari pelaku.

CAKRAWALAinfo.id > JENEPONTO — Seorang pria paruh bayah bernama H. Sala (62) dianiaya oleh 2 orang pria bernama Saidang (60) dan Kamiseng (60).

Aksi penganiayaan tersebut terjadi di lapangan Paitana, tepatnya di Dusun Sunggumanai, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (24/08/2021).

Bacaan Lainnya

Penganiayaan tersebut dipicu niat korban yang masuk kembali ke perkampungan di Desa Paitana setelah sekian lama dilarang masuk oleh pihak pelaku akibat hukum adat yang berlaku.

Tak menerima kedatangan korban, pelaku bersama keluarganya berjaga-jaga dan menunggu kedatangan korban.

Setelah korban melanggar aturan adat tersebut, maka disitulah pelaku dan temannya langsung mengejar korban hingga kelapangan.

Usai korban didapat, pelaku pun bersama temannya langsung melakukan penganiyaan dengan cara melempar batu ke arah korban dan melakukan pemarangan terhadap korban tepat pada bagian kepala, Tangan dan Kaki.

Kapolsek Binamu, Iptu Baharuddin mengatakan, korban mengalami luka robek di kepala, tangan dan di kaki.

“Korban mengalami luka tebasan pada bagian kepala, luka tebas di bagian pergelangan kaki kiri dan tangan, luka di bagian punggung belakang, luka pada bagian siku kanan serta luka pada bagian betis kanan,” ungkapnya.

Tak tinggal diam, korban juga membalas pelaku hingga pelaku juga mengalami luka-luka disekujur tubuhnya.

“Pelaku mengalami luka-luka pada bagian kepala di duga terkena batu dan luka tebas pada bagian tangan akibat korban melakukan pembalasan,” terangnya.

Iptu Baharuddin mengatakan jika korban saat ini sudah dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban langsung di bawah kerumah Sakit Umum Lanto Daeng Pasewang  untuk mendapatkan perawatan medis, “jelasnya.

Iptu Baharuddin menambahkan jika saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

” Saat ini pelaku sudah diamankan. Selain itu, pihak kepolisian juga ikut mengamankan barang bukti berupa

1 buah parang panjang dan beberapa buah batu yang digunakan oleh pelaku,” pungkasnya.

Penulis: Pupung.

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *