Diduga Kuda Miliknya Merusak Tanaman, Anak dan Bapak di Jeneponto Ditikam

oleh -
Diduga Kuda Miliknya Merusak Tanaman, Anak dan Bapak di Jeneponto Ditikam
Korban kanan dan barang bukti serta pelaku |

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO – Dipicu persoalan sepeleh, seorang bapak dan anaknya ditikam.

Persitiwa penikaman itu terjadi di Kampung Alla, Desa Boronglamu, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto Sulawesi Selatan.

Plt Kasubbag Humas Polres Jeneponto, Akp Syahrul yang dihubungi Cakrawalainfo.id membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan dengan cara ditikam.

 

Baca juga : BREAKING NEWS: Siswa SD di Perkosa di Rumbia Jeneponto

 

“Kejadianyya itu sekitar ini pukul 17.40 Wita sore tadi,” kata Syahrul dihubungi Cakrawalainfo.id. Rabu (30/10/2019).

Dua orang yang menjadi korban penikaman itu merupakan bapak dan anaknya.

Identitas keduanya yakni, Syamsuddin (50), dan anaknya Kamaruddin. Itu merupakan warga setempat terjadinya penganiayaan.

“Untuk pelaku identitasnya itu Haris (30) warga Punagayya, Desa Arungkeke. Jeneponto,” tambah Syahrul.

Saat melakukan penganiayaan, pelaku menganiaya dengan cara menikam korban menggunakan sebilah badik.

“Awalnya pelaku berfikiran bahwa kuda milik korban masuk ke lokasi tanaman pelaku, dan merusak tanamannya,” lanjutnya.

 

Baca juga : Penerima Manfaat BPNT di Jeneponto Hanya Diberi 5 Butir Telur, Sesuai Prosedur?

 

Saat itu juga, Syamsuddin, sementara melintas di lokasi tersebut.

“Saat korban melintas, dirinya lalu didatangi oleh pelaku dan langsung ditikam pada bagian perut menggunakan Badik,” imbuhnya.

Kamaruddin yang saat itu juga secara kebetulan melintas di lokasi, melihat bapaknya ditikam.

 

Baca juga : Jenazah Rizal, Korban Penembakan di Intan Jaya Papua Tiba di Rumah Duka

 

Dirinya berusaha melerai kedua belah pihak, antara pelaku dan ayahnya. Namun, Kamaruddin juga ditikam langsung oleh pelaku di bagian dada sebelah kanannya.

“Kejadiannya ini karena pelaku diketahui telah membeli tanah di wilayah tersebut, sehingga korban bertani di daerah itu,” ujarnya.

AKP Syahrul meminta, persoalan ini diberikan sepenuhnya kepada kepolisian. Itu agar menghindari adanya ajang pembalasan oleh pihak keluarga.

Penulis : Syamsuddin
Editor   : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019