Didapati Miras Saat Digerebek, Seorang Pria Di Kecamatan Kelara Kabur Ke Sawah

  • Whatsapp

CAKRAWALAINFO.id, JENEPONTO – Sebuah rumah panggung di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, digerebek polisi.

Dari hasil penggerebek, 3 dos botol miras berhasil disita beserta pemiliknya yakni Samriani.

Bacaan Lainnya

Pantauan Kabar.News, Kamis, (31/12/2020) malam, di Jalan Kelara, Kecamatan Binamu, polisi mendatangi rumah tersebut sekira pukul 01.36 Wita.

Saat didatangi, pemilik rumah tersebut sedang bermain kartu remi bersama keluarga.

Botol miras jenis bir terlihat berada di atas meja mereka.

Saat polisi menanyakan bir itu didapatkan dari mana, suami dari Samriani mengaku membelinya dari kota Makassar.

Iya di makassar ku beli pak,” ujarnya di hadapan polisi.

Dia membeli bir tersebut untuk dijual kembali. Ada banyak macam jenis miras yang diperjual belikan. Mulai dari Topi Roja, Bir Angker dan lainnya.

“Saya jual sebagian pak,” katanya sambil ketakutan.

Merasa penasaran, polisi kemudian mencoba untuk menggeledah rumahnya. Namun, suaminya mengaku bahwa bir tersebut telah habis di belli oleh warga.

Iya habis mi pak di belli orang, sisa ini yang ada pak,” ucapnya.

Tak sampai disitu, polisi tetap menggeledah rumah tersebut. Penggeledahan dibagi dua tim. Ada yang menggeledah dalam rumah, adapula yang menggeledah di warung tempatnya berjualan.

Alhasil, polisi menemukan tiga dos minuman keras dari empat jenis yang disimpan dalam rumah dan warung.

Satu persatu dos itu dibawa keluar untuk dikumpulkan. Ada banyak botol bir yang isinya kosong yang ditemukan.

Ironisnya, saat dilakukan penggeledahan suami Samriani malah kabur ke sawah. Dia meninggalkan istrinya sorang diri.

Polisi kemudian melakukan pencarian terhadap pria tersebut. Namun, tak ditemukan.

Polisi kemudian menanyakan siapa penjual bir ini, Samriani mengaku bahwa dia yang menjual bir tersebut.

Bukan suamiku pak, saya yang menjual ini,” tegasnya.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti tersebut bersama Samriani ke Mapolres Jeneponto.

Kabag OPS Polres Jeneponto, Muh Tahmrin mengatakan, operasi ini dalam rangka cipta kondisi.

Malam ini kita sudah melakukan operasi cipta kondisi dalam hal penertiban minuman keras,” jelasnya kepada Kabar.News di Mapolres Jeneponto.

Hasilnya, lanjutnya, ada tiga dos miras dari empat jenis yang diamankan

Dari hasil pengembangan kita menyita tiga dos minuman keras dari empat macam jenis,” katanya.

Dia mengaku, dari empat jenis miras ini, Topi Roja dinilai sangat tinggi dosisnya.

Ini Topi Roja paling tinggi persentase mabuknya orang,” pungkasnya.

 

• Penulis: Akbar Razak | • Editor : Nawir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *