Diberi Tenggat Awal Bulan Ini Kasus Novel, Apa Respons Istana?

oleh -
Tega, Netizen Sebut Penyiraman Air Keras ke Novel Rekayasa
Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan | Istimewa
Loading...

CAKRAWALAINFO.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kapolri Jenderal Idham Azis segera menuntaskan pengungkapan kasus teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dan memberi tenggat waktu awal bulan ini. Apa respons pihak Istana?

“Nanti dicek dulu deh ke Pak Idham. Nanti saya coba cek ulang atau kalau misalnya ada wartawan dari tempat Anda bisa menanya langsung ke Pak Idham, bagus juga. Saya juga coba cek karena kan diserahkan ke Pak Idham,” kata Jubir Presiden Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Baca juga : Reuni 212, Fadli Zon Singgung Perkara Sukmawati

Fadjroel lantas berbicara mengenai tugas pokok dan fungsi para stafsus. Fadjroel diingatkan soal fungsi kementerian dan lembaga untuk menjawab sejumlah isu.

“Jadi tadi kami (saat bertemu dengan Jokowi) diingatkan juga bahwa paling tidak kalau urusan yang berkaitan dengan lembaga serahkan ke lembaga, yang berkaitan dengan kementerian serahkan ke kementerian, yang berkaitan dengan menko serahkan pada menko,” jelas Fadjroel dikutip detikcom.

Baca juga : Hadir di Reuni 212, Anis Baswedan Disoraki “Gubernur Indonesia”

Sebenarnya tim teknis itu sudah diberi waktu yang cukup oleh Jokowi, yaitu 3 bulan, mulai 3 Agustus 2019 hingga 31 Oktober 2019.

Tetapi tidak ada perkembangan apapun yang disampaikan ke publik dengan alasan kerahasiaan. Target ini pun molor sebulan.

“Saya beri waktu sampai awal Desember. Saya sampaikan awal Desember,” ujar Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (1/11).

Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Loading...