Bupati Jeneponto Kunjungi Lokasi Kebakaran, Korban Histeris

oleh -

KRAWALAINFO.id,JENDPONTO-Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar yang didampingi  berserta unsur forkopimda dan beberapa pimpinan OPD berkujung ke lokasi korban kebakaran di kampung Tobereka, Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Rabu (25/9/2019).

Iksan Iskandar dan rombongan sangat prihatin melihat kondisi rumah warga yang hangus dan rata dengan tanah dilalap si jago merah, Selasa,24 September 2019.

Dari pantauan, CAKRAWALAINFO.id, tersisa puing-puing ke 13 rumah milik masyarakat Kampung Tobereka berserakan dilokasi kebakaran.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi, kami hadir dilokasi kebakaran ini untuk melihat langsung kondisi yang sebey, walaupun kami telah menerima laporan, dari camat, Kepala Desa dan kepala Dusun,” kata Iksan

Selain melihat langsung lokasi kebakaran, Iksan Iskandar bersama Dandim 1425 Letkol Inf Irfan Amir dan Kapolres AKBP Ferdiansyah juga menemui langsung para korban.

Terliha korban kebakaran histeris saat di temuin oleh Bupati Kabupaten Jeneponto dua periode itu,”Tidak adami rumahku nak,” Kata Nenek Sangka Kepada Bupati sambil menangis histeris.

Setelah temui para korban kebakaran di Kampung Tobereka Desa Borongtala Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Iksan Iskandar langsung menghubungi Sekda Syafruddin Nurdin lewat telpon.

Dalam pembicaraannya, Iksay menginstruksikan Syafruddin Nurdin untuk segera memerintahkan Dinkes untuk turun memeriksa kesehatan korban.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar yang didampingi  berserta unsur forkopimda dan beberapa pimpinan OPD berkujung ke lokasi korban kebakaran di kampung Tobereka, Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Rabu (25/9/2019).

Dilokasi kebakaran juga terlihat 13 tenda yang dibangun oleh tim Tagana Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Dimana diketahui, kebakaran yang yang terjadi di Kampung Tobereka Desa Borongtala Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Selasa,24 September 2019 diduga disebabkan arus pendek listrik dan  menghanguskan 13 rumah milik warga.