Baru Menjabat, Ketua DPRD Bantaeng Pecahkan Kaca Meja Sidang

thumbnail

CAKRAWALAINFO.id, BANTAENG Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Bantaeng, yang baru saja menjabat merusak fasilitas ruang gedung dengan memukul kaca meja sidang hingga pecah.

Ketua DPRD yang baru ini dijabat oleh Hamsyah dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan. Ia membuka sidang perdananya dengan mengetuk palu sidang dengan keras.

 

Baca juga : 18 Wajah Baru Anggota DPRD Terpilih di Bantaeng Resmi Dilantik

 

Sontak Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng kaget saat palu sidang itu diketuk dan memecahkan kaca meja tersebut.

Hamsyah berhasil mengalahkan H Abdul Rahman Tompo merupakan inkamben selama dua periode.

Tak hanya itu para Anggota Dewan dan para tamu undangan juga sontak kaget, mempertanyakan suara apa itu. Setelah diketahui bahwa kaca meja pecah pukulun palu persidangan tersebut.

Saat disambangi Cakrawalainfo.id, Hamsyah mengaku itu terjadi karena dirinya merasa bersemangat atas jabatan yang di embannya.

“Palu itu saya tarik diatas meja dan langsung saya ketuk pakai perasaan, langsung pecah kaca meja yang saya pukul

Saya benar-benar semangat atas terpilihnya sebagai anggota DPRD Bantaeng untuk mengawal Aspirasi Masyarakat, dan saat pukulan palu pertama itu mempertanda semangat memperjuangkan aspirasi Rakyat kedepan,” kata Hamsyah, Rabu (28/8/2019).

Pelantikan Anggota Dewan

 

Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bantaeng ini merupakan anak tangga pertama yang akan dilalui, untuk bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng memikirkan dan memajukan masyarakat Kab. Bantaeng.

Sementara itu, Pratita Nareswari Putri Wijaya terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD masa jabatan 2019-2024.

 

Baca juga : Ijazah Tidak Terdaftar, ASN Di Lingkup Pemkab Jeneponto Batal Naik Pangkat

 

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada seluruh anggota DPRD, untuk menyamakan irama dan gerak langkah, agar visi pembangunan Kabupaten Bantaeng lima tahun ke depan dapat diwujudkan.

“Hanya dengan kolaborasi dan sinergitas yang kuat, program pembangunan dapat dilaksanakan danengurangi hambatan yang mungkin timbul” ucap Bupati.

Terhitung sembilan partai politik berhasil mendudukkan kadernya, antara lain Partai Keadilan Sejahtera 4 kader, Partai Gerakan Indonesia Raya 2 kader.

Partai Nasional Demokrat 2 kader, Partai Kebangkitan Bangsa 3 kader, Partai Persatuan Pembangunan 5 kader.

Dan Partai Amanat Nasional 4 kader, Partai Demokrat 2 kader, Partai Golongan Karya 2 kader, dan Partai Hati Nurani Rakyat 1 kader.

Penulis : Supriadi Awing
Editor : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

Back To Top