Bagaimana Pandangan Islam Soal Gigi Palsu?

oleh -
Bagaimana Pandangan Islam Soal Gigi Palsu?
lustrasi/Shutterstock

CAKRAWALAINFO.id – Agar terlihat tampak menarik, banyak orang-orang yang merawat tubuh mereka dengan mendatangi salon-salon kecantikan dan semisalnya. Selain bagian wajah, semaksimal mungkin harus sempurna, sebagian besar bagi para giginya rontok atau tanggal.

Lebih dari mereka menginstal gigi palsu yang dijahit dengan gigi, agar tidak tampak gigi palsunya. Bagaimana hukum memakai gigi palsu dalam Islam?

Syekh Shaleh Munajid berkata: “Memasang gigi buatan ditempat gigi yang dicabut karena sakit atau rusak itu perkara yang mubah (diizinkan). Tidak ada dosa di dalam perbincangan. Kami tidak mencari tahu dari ahli ilmu (Ulama) yang mencobanya (mencari gigi yang dicari) . Tidak ada perbedaan (hukum) antara dipasang tidak permanen. “

Dari keterangan di atas, dapat kita tarik kesimpulan tentang hukum yang memakai gigi palsu dalam Islam adalah mubah (diizinkan). Hal ini membahas diharamkan. Yang diharamkan adalah jika disetujui untuk mempercantik atau memperindah.

Al-Lajnah Ad-Daimah berfatwa: “Tidak bisa menyembuhkan gigi yang copot atau rusak dengan sesuatu yang bisa menghilangkan bahayanya atau dengan mencabutnya dan menggantinya dengan gigi buatan (kompilasi) kompilasi hal yang memang diperlukan.

Sahabat Ibnu Masud Radhiya Allahu Anhu berkata: “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam dikeluarkan dari mengikir gigi, menyambung rambut dan mentato, jika dianggap sebagai penyakit.” (HR. Ahmad: 3945)

Asy-Syaukani menerangkan: “Perkataan Ibnu Masud” kecuali karena penyakit “, dzahirnya adalah: Sesungguhnya keharaman yang telah dipertanggungjawabkan (dalam hadits) tidak ada di dalam masalah pengomplikasian untuk memperindah, bukan karena masalah penyakit atau perlindungan. dengan tujuan pengobatan) kesempatan diharamkan.

Bagi orang yang giginya ompong, hal itu tentu saja sangat penting saat makan, jadi tidak mengherankan jika pemasangan gigi palsu diharamkan, karena otomatis saat mengunyah makanan sedikit banyak akan semakin sulit.

Jadi, hukum memakai gigi palsu dalam Islam adalah mubah, dengan tujuan pengobatan atau mengatasi bahaya dari copotnya gigi yang asli. Tidak boleh Ulama yang dikeluarkan memasang gigi palsu.

Editor   : Indah
© | CAKRAWALAINFO.id 2020