Babysitter Asal Indonesia di Malaysia Didenda 40 Juta, Ini Kasusnya

oleh -
Ilustrasi
Ilustrasi bayi

CAKRAWALAINFO.id, MALAYSIA Seorang penjaga bayi atau babysitter paruh waktu di Kuala Lumpur Malaysia dihukum denda oleh pengadilan Malaysia.

Itu karena telah menampar pipi seorang bayi berusia enam bulan. Babysitter itu merupakan warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia.

Dirinya mendapat hukuman denda sebanyak 12 ribu ringgit (sekitar Rp 40 Juta), yang diganti hukuman penjara enam bulan jika tidak bisa membayar denda tersebut.

Seperti dilansir dari media Malaysia, The Star persidangan itu digelar hari ini pada Kamis (12/09/2019). Hakim Rohatul Akmar Abdullah menjatuhkan hukuman denda tersebut setelah Anisah Ahmad mengaku bersalah.

Perempuan berumur 42 tahun itu didakwa bersalah berdasarkan Pasal 31(1)(a) UU Anak 2001, yang mengatur hukuman denda hingga 20 ribu Ringgit atau penjara hingga 10 tahun, atau keduanya.

Sementata hakim memerintahkan denda tersebut dibayar sekaligus, atau jika tidak, hukuman penjara selama enam bulan menanti WNI tersebut.

Sebelumnya, Wakil Penuntut Umum Afiq Nazrin Zaharinan menyampaikan, ayah sang bayi telah membuat laporan polisi setelah istrinya menemukan memar di pipi bayi perempuannya itu.

Ibu sang bayi melihat memar tersebut usai menjemput anaknya di rumah Anisah di Taman Setapak Jaya Baru pada 27 Agustus sore.

“Ketika sang ayah mengkonfrontir babysitter (Anisah), perempuan itu mengatakan bahwa bayi tersebut terjatuh dari buaian,” kata Afiq.

“Orangtua bayi tidak mempercayai ini dan membawa anak mereka untuk pemeriksaan di Rumah Sakit Kuala Lumpur, di mana ditemukan bahwa anak tersebut memiliki memar di pipi kirinya,” imbuhnya.

Anisah yang tidak didampingi pengacara dalam kasus ini, telah meminta hukuman yang lebih ringan dengan alasan dirinya merupakan tulang punggung dari sanak keluarganya

Di pengadilan, WNI tersebut mengatakan bahwa suaminya menderita kanker mulut stadium empat dan tidak bisa bekerja.

Anisah mengatakan bahwa dirinya melakukan perbuatan itu karena stres akibat beban mengurus suaminya yang sakit dan karena kesulitan keuangan keluarganya.

Editor : Ikram Fairuz
© | CAKRAWALAINFO.id 2019